Mengapa Chiller Boros Energi?
Chiller konvensional beroperasi pada kapasitas penuh meskipun beban pendinginan hanya 40–60% dari desain. Kondisi ini sangat umum terjadi karena desainer cenderung menggunakan safety factor berlebih dan gedung jarang penuh 100% sepanjang tahun.
Strategi Optimasi
1. Chiller Sequencing: Operasikan jumlah chiller minimum yang dibutuhkan untuk memenuhi beban aktual. 2. Variable Speed Drive (VSD) pada pompa chilled water dan cooling tower fan. 3. Chilled Water Reset: Naikkan setpoint chilled water supply saat beban rendah. 4. Cooling Tower Optimization: Turunkan kondensing temperature serendah mungkin.
Hasil yang Dicapai
Kombinasi strategi di atas pada proyek gedung perkantoran 15 lantai di Jakarta berhasil menurunkan konsumsi energi sistem HVAC dari 180 kWh/m²/tahun menjadi 126 kWh/m²/tahun — penghematan 30% dengan payback period 2,5 tahun.